ملكيةmulkiyaCheck your eligibility

MULKIYA · GUIDES

Membeli Properti di Arab Saudi sebagai Warga Negara Indonesia

Ya. Warga Indonesia boleh membeli di 100+ kawasan yang ditetapkan di Arab Saudi tanpa izin tinggal, dan sebagai Muslim boleh memiliki langsung di Makkah dan Madinah.

Kelas pembeli Anda

Warga negara Indonesia yang tinggal di Indonesia adalah warga asing perorangan nonresiden. Berdasarkan Dekrit Kerajaan M/14, yang berlaku sejak 22-01-2026, kelas tersebut boleh memiliki properti hanya di dalam kawasan yang ditetapkan. Keputusan Dewan Menteri 43 tanggal 23-06-2026 mengesahkan lebih dari 100 kawasan semacam itu di seluruh kerajaan, melintasi Riyadh, Jeddah, Makkah, Madinah dan selebihnya. Satu hal lebih bermakna bagi warga Indonesia dibanding kebanyakan pembeli: sebagai Muslim, mereka juga boleh memiliki langsung di kawasan yang ditetapkan di kedua kota suci, dari luar negeri, tanpa pindah.

Tiga syarat sebelum Anda dapat membeli

Pasal 2 Peraturan Pelaksanaan menetapkan tiga syarat bagi perorangan nonresiden. Pertama, identitas digital yang diterbitkan atau disahkan oleh Kementerian Dalam Negeri, yang diperoleh warga nonresiden melalui kedutaan Saudi, bagi warga Indonesia kedutaan di Jakarta. Kedua, rekening bank Saudi atas nama Anda sendiri. Ketiga, nomor ponsel Saudi atas nama Anda, yang terhubung dengan identitas digital. Pencatatan pembelian dalam register properti resmi adalah syarat sah, bukan formalitas setelahnya.

Tunai dulu, dan biaya yang sebenarnya

Jangan merencanakan pembelian seputar KPR. Pinjaman bank saat ini secara struktural tertutup bagi nonresiden: bank Saudi tidak memiliki kolom identitas bagi peminjam yang tidak ada dalam sistem mereka, sehingga pembelian tunai adalah kerangka yang tepat. Saat pembelian, pajak transaksi properti sebesar 5% dari nilai, secara hukum kewajiban penjual tetapi umumnya diperhitungkan ke dalam harga kesepakatan. Komisi broker, hanya jika Anda menggunakannya, dibatasi maksimal 2.5% ditambah PPN atas komisi. Saat penjualan, tambahkan biaya pelepasan 2%, tetapi hanya di Riyadh, Jeddah, Makkah dan Madinah.

Ke mana pembeli Indonesia melihat, dengan gambaran jujur

Bagi banyak pembeli Indonesia, daya tariknya adalah Makkah dan Madinah, tempat kepemilikan berpadu dengan perjalanan umrah, di samping kawasan Riyadh dan Jeddah. Bingkaikan pasar secara jujur. Indeks harga hunian resmi turun tahun-ke-tahun memasuki 2026: ini pasar yang mendingin, bukan booming, dan itu menguntungkan pembeli tunai yang sabar. Imbal hasil sewa bruto berada di kisaran 7-9% menurut data imbal hasil berlisensi, sebuah rentang dan bukan janji. Konfirmasikan persil mana pun terhadap register resmi Saudi tentang kawasan yang ditetapkan sebelum Anda menghitung harganya.

Bagaimana Mulkiya berperan dalam pembelian

Mulkiya adalah pasar terkurasi, bukan broker dan bukan penjual. Mulkiya tidak mengambil komisi maupun biaya keberhasilan. Kelayakan ditentukan oleh mesin aturan deterministik yang menerapkan undang-undang pada jawaban Anda dan merujuk pasal yang relevan, tidak pernah oleh penilaian AI. Di dalam pasar, penawaran pengembang datang langsung dari penjual, dan mitra Saudi berlisensi melaksanakan tindakan yang diatur regulasi. Langkah pertama yang jujur hanya memakan waktu satu menit: jawab pemeriksaan lima pertanyaan dan lihat, dengan rujukan ke undang-undang, kawasan yang ditetapkan mana yang terbuka bagi Anda sebagai pembeli Indonesia.

Apakah warga Indonesia memerlukan izin tinggal Saudi untuk membeli properti?

Tidak. Warga asing nonresiden boleh memiliki di dalam kawasan yang ditetapkan. Izin tinggal mengubah apa yang bisa Anda beli, bukan apakah Anda bisa membeli: penduduk memperoleh pengecualian satu rumah di luar kawasan, dengan persetujuan.

Bisakah warga Indonesia membeli apartemen di Makkah?

Ya. Individu Muslim, termasuk nonresiden, boleh memiliki langsung di kawasan yang ditetapkan di Makkah dan Madinah. Perusahaan asing tidak boleh.

Bisakah saya membiayai pembelian dari Indonesia?

Rencanakan dengan tunai. Pinjaman bank secara struktural tertutup bagi nonresiden di Kerajaan saat ini, dan agunan lintas negara bukan penggantinya. Pembelian diselesaikan melalui saluran perbankan Saudi setelah rekening Anda ada.

Pajak apa saja yang dibayar pembeli Indonesia?

Pajak transaksi 5% saat pembelian, secara hukum kewajiban penjual tetapi umumnya diperhitungkan ke dalam harga, komisi broker hingga 2.5% ditambah PPN atas komisi hanya jika broker digunakan, dan saat penjualan pajak 5% kembali dengan Anda sebagai pihak yang mengalihkan, ditambah biaya pelepasan 2% hanya di Riyadh, Jeddah, Makkah dan Madinah.