MULKIYA · PANDUAN
Membeli Properti di Makkah bagi Muslim: Panduan Kota
Ditinjau terhadap register resmi · Diperbarui 2026-08-02
Siapa yang boleh membeli di Makkah, zona mana yang terbuka, berapa biaya pembelian, dan bagaimana prosesnya berjalan dari luar negeri di bawah hukum yang berlaku sejak 22-01-2026.
Siapa yang boleh membeli di Makkah
Kepemilikan langsung di zona-zona yang ditentukan di Makkah terbuka bagi individu Muslim, baik yang tinggal di Kerajaan maupun di mana pun di dunia. Itu berarti sertifikat hak milik atas nama Anda sendiri, bukan unit reksa dana dan bukan timeshare. Warga asing non-Muslim tidak dapat memiliki di kota-kota suci, dan perusahaan asing juga tidak, apa pun keyakinan pemegang sahamnya. Non-Muslim pemegang Izin Tinggal Premium boleh memegang hak usufrukt hingga 99 tahun, sebuah hak pakai jangka panjang yang dapat didaftarkan, tetapi bukan sertifikat hak milik. Bagi pembeli Muslim, jalur kepemilikan adalah posisi yang lebih kuat, dan terbuka sama bagi penduduk maupun bukan penduduk.
Zona dan register resmi
Dekrit Kerajaan M/14, Undang-Undang Kepemilikan Properti oleh Non-Saudi, berlaku sejak 22-01-2026. Keputusan Dewan Menteri 43 tertanggal 23-06-2026 kemudian mengesahkan Peraturan Pelaksana dan mengesahkan dokumen zona geografis, yang membuat pembelian dapat dilakukan dalam praktik. Kini ada lebih dari 100 zona yang ditentukan di seluruh Kerajaan, termasuk zona di Makkah yang dicadangkan bagi pembeli Muslim. Nama zona yang beredar berasal dari media, jadi pastikan bidang tanahnya sendiri melalui register resmi Saudi untuk zona yang ditentukan sebelum Anda berkomitmen pada apa pun.
Berapa biaya pembeliannya
Saat pembelian, kesepakatan dikenakan Pajak Transaksi Properti sebesar 5%. Secara hukum itu kewajiban penjual; dalam praktik umumnya diperhitungkan ke dalam harga kesepakatan, jadi bacalah kontrak sebelum menandatangani. Jika Anda menggunakan jasa broker, komisinya dibatasi maksimal 2.5%, ditambah PPN atas komisi itu sendiri. Ketika Anda menjual kelak, Anda membayar 5% sebagai pihak yang mengalihkan, ditambah biaya pelepasan 2% yang hanya berlaku di Riyadh, Jeddah, Makkah dan Madinah. Di wilayah Kerajaan lainnya biaya keluar itu 0%.
Apa yang Anda butuhkan sebelum membeli
Sebelum mengambil alih, seorang bukan penduduk memerlukan tiga hal menurut Pasal 2 Peraturan Pelaksana: identitas digital yang diterbitkan melalui kedutaan Saudi, rekening bank Saudi atas nama Anda, dan nomor ponsel Saudi yang terhubung dengan identitas itu. Tidak satu pun dari ketiganya mengharuskan Anda tinggal di Kerajaan, dan masing-masing dapat diurus dari luar negeri. Pembiayaan bank saat ini secara struktural tertutup bagi bukan penduduk, jadi rencanakan pembelian sebagai pembelian tunai sejak awal, atas nama Anda sendiri.
Bagaimana prosesnya berjalan
Langkah pertama yang jujur adalah memeriksa kelayakan Anda sebelum melihat satu pun listing. Mulkiya bukan broker dan bukan penjual, dan tidak mengambil komisi. Mesin aturan deterministik menerapkan hukum pada jawaban Anda, dan mitra Saudi berlisensi melaksanakan tindakan yang diatur. Pemeriksaan itu berupa tujuh pertanyaan tentang status Anda dan properti yang Anda bidik, dan lima jawaban terhadap register resmi memberi tahu Anda dengan pasti zona mana yang terbuka bagi Anda. Setelah Anda mengetahui zona Anda, pencarian di dalamnya adalah pencarian properti biasa.
Bisakah Muslim yang belum pernah tinggal di Arab Saudi membeli di Makkah?
Bisa. Individu Muslim boleh memiliki langsung di zona-zona yang ditentukan di Makkah, baik berdomisili di Kerajaan maupun tidak. Pembelian tetap memerlukan prasyarat standar: identitas digital yang diterbitkan melalui kedutaan Saudi, rekening bank Saudi dan nomor ponsel Saudi.
Bisakah warga asing non-Muslim membeli properti di Makkah?
Tidak. Kepemilikan di zona Makkah terbatas pada individu Muslim dan perusahaan Saudi. Pembeli non-Muslim pemegang Izin Tinggal Premium boleh memegang hak usufrukt hingga 99 tahun, yang merupakan hak pakai, bukan sertifikat hak milik.
Bisakah saya membeli di Makkah melalui perusahaan asing?
Tidak. Perusahaan asing sepenuhnya dikecualikan dari Makkah dan Madinah, di dalam maupun di luar zona yang ditentukan, bahkan jika semua pemiliknya Muslim. Kelonggaran di kota suci melekat pada individu Muslim, jadi rencanakan pembelian atas nama Anda sendiri.
Pungutan pemerintah apa yang saya bayar saat membeli dan kelak menjual?
Saat pembelian, kesepakatan dikenakan pajak transaksi 5%, secara hukum kewajiban penjual dan umumnya diperhitungkan dalam harga. Saat menjual Anda membayar 5% sebagai pihak yang mengalihkan, ditambah biaya pelepasan 2% yang hanya berlaku di Riyadh, Jeddah, Makkah dan Madinah. Jika Anda menggunakan jasa broker, tambahkan komisi maksimal 2.5% beserta PPN atasnya.