MULKIYA · PANDUAN
Identitas Digital: Syarat Pertama, Langkah demi Langkah
Pasal 2 Peraturan Pelaksanaan menjadikan identitas digital yang disahkan Kementerian Dalam Negeri sebagai syarat pertama bagi pembeli asing. Berikut jalur kedutaannya.
Apa identitas digital itu dan mengapa ia lebih dulu
Undang-Undang Kepemilikan Properti oleh Non-Saudi, yang berlaku sejak 22-01-2026, membuka kepemilikan di dalam lebih dari 100 kawasan yang ditetapkan. Pasal 2 Peraturan Pelaksanaan, yang disetujui oleh Keputusan Dewan Menteri 43 pada 23-06-2026, menetapkan tiga syarat bagi warga asing perorangan: identitas digital yang disahkan Kementerian Dalam Negeri, rekening bank Saudi atas nama pembeli, dan nomor ponsel Saudi atas nama pembeli yang terhubung dengan identitas tersebut. Identitas didahulukan karena dua syarat lainnya melekat padanya. Tanpa identitas itu tidak ada rekening, tidak ada nomor, dan tidak ada pencatatan.
Langkah satu: mengajukan melalui kedutaan Saudi
Warga nonresiden memperoleh identitas digital melalui kedutaan atau konsulat Saudi di luar negeri. Anda mengajukan permohonan di negara tempat tinggal Anda dengan paspor Anda, dan kedutaan memproses permohonan itu ke dalam sistem Kementerian Dalam Negeri. Pastikan dokumen yang diperlukan kepada kedutaan yang melayani negara Anda sebelum datang. Jalur kedutaan ada agar pembeli dapat memenuhi syarat ini tanpa bepergian ke Arab Saudi.
Langkah dua: aktivasi melalui Absher atau Nafath
Setelah identitas diterbitkan, Anda mengaktifkannya melalui Absher atau Nafath, platform Kementerian Dalam Negeri. Aktivasi mengikat identitas itu kepada Anda untuk penggunaan sehari-hari: ia menjadi rujukan tempat rekening bank dan nomor ponsel Anda terhubung. Penduduk pemegang iqama menempuh jalur yang lebih singkat: ia mengaktifkan identitas digitalnya dengan Absher secara langsung, tanpa langkah kedutaan.
Apa yang dihubungkan identitas itu
Rekening bank Saudi atas nama Anda melekat pada identitas itu. Nomor ponsel Saudi didaftarkan atas nama Anda dan terhubung dengan identitas yang sama. Seluruh pembayaran dalam pembelian kemudian berjalan melalui kanal elektronik resmi, dan pencatatan dalam register properti resmi, syarat sah pembelian, bertumpu pada identitas yang sama. Satu identitas mengalir melalui seluruh berkas.
Waktu yang tepat, dan langkah berikutnya yang jujur
Mulailah langkah identitas sebelum Anda menghitung harga properti. Mekanisme jarak jauh untuk rekening bank dan nomor ponsel masih berkembang, jadi langkah kedutaanlah yang patut didahulukan. Mulkiya bukan penjual dan bukan broker, dan tidak mengambil komisi. Pemeriksaan kelayakan mengajukan tujuh pertanyaan tentang status Anda dan properti yang Anda bidik, dan mesin aturan deterministik menjawabnya dengan merujuk undang-undang, sehingga Anda tahu syarat mana yang berlaku bagi kelas Anda sebelum memesan janji temu di kedutaan.
Apakah saya harus bepergian ke Arab Saudi untuk mendapatkan identitas digital?
Tidak. Warga nonresiden mengajukan permohonan melalui kedutaan atau konsulat Saudi di luar negeri, lalu mengaktifkan identitas itu dengan Absher atau Nafath. Jalur kedutaan ada justru agar syarat ini dapat dipenuhi dari negara tempat tinggal Anda.
Apakah identitas digital itu sama dengan iqama?
Tidak. Iqama adalah izin tinggal. Identitas digital adalah identitas tersendiri yang disahkan Kementerian Dalam Negeri. Penduduk pemegang iqama mengaktifkannya dengan Absher; warga nonresiden memperolehnya melalui kedutaan Saudi terlebih dahulu.
Bisakah saya membeli tanpa identitas digital?
Tidak. Pasal 2 Peraturan Pelaksanaan menjadikannya syarat bagi warga asing perorangan, bersama rekening bank Saudi dan nomor ponsel Saudi. Pencatatan dalam register properti resmi, syarat sah pembelian, bergantung padanya.
Apa yang saya siapkan setelah identitas itu?
Rekening bank Saudi atas nama Anda dan nomor ponsel Saudi atas nama Anda, yang terhubung dengan identitas itu. Seluruh pembayaran kemudian berjalan melalui kanal elektronik resmi. Pinjaman bank saat ini secara struktural tertutup bagi nonresiden, jadi rencanakan pembelian tunai.